Anda adalah pengunjung ke 18654 dengan alamat IP 44.192.27.11 dan browser Something else. Sampai saat ini kami memiliki 285 anggota. Hari ini ada 0 Member baru, yaitu:

Kumpulan: Sejarah dan Perkembangan Musik Dangdut di Indonesia

Sejarah Musik   03 Mar '2021    0 Komentar    54 view

Dangdut adalah salah satu genre musik tradisional Indonesia, yang berakar pada musik Malaysia, musik Hindustan dan Arab. Elemen-elemen Arab dalam genre musik ini muncul dari para pedagang Gujarat bersama dengan penyebaran Islam untuk mereka. Selain pedagang Gujarat, pengaruh besar lainnya adalah musik India yang digunakan dalam film Bollywood, sebelum sejarah musik dangdut akhirnya dimulai pada tahun 1968. Genre musik ini sangat populer karena suara dan instrumen yang digunakan sangat melodi, terutama di tabel.

Perjalanan Musik Dangdut di Indonesia

Pada 635, ada banyak pedagang Arab yang muncul di Indonesia. Terlepas dari tujuan awal perdagangan, mereka juga menyelipkan beberapa ilmu tentang Islam di mana ini juga menjadi awal dari penyebaran Islam di Indonesia. Seiring dengan perkembangan Islam, pedagang Arab ini juga memperkenalkan Qasidah. Qasidah awalnya diperkenalkan oleh pedagang Arab, itu diperkuat oleh munculnya pedagang Gujarat pada 900 hingga 1200 dan pedagang dari Persia dihadiri oleh 1300 hingga 1600.

Sejarah dan Pengembangan Musik Dangdut di Indonesia

Pada tahun 1870, musik dangdut masih ditunjukkan oleh masuknya tren alat musik yang disebut Gambus dari Arab. Instrumen ini memiliki bentuk seperti gitar, tetapi suaranya rendah. Alat musik ini bertepatan dengan migrasi Arab dengan klan Hadramaut dan orang Mesir setelah pembukaan Kanal Suez dan pembangunan Pelabuhan Tanjung Priok pada tahun 1877 dan ketika Paket Paket Koninklijke Maatschappij (KPM) (KPM) di 1888. Pada saat itu, musisi Arab menggunakan gambus sebagai iringan ketika meninggalkan musik mereka.

Pada awal abad ke-20, lagu dengan iringan Gambus menjadi sangat terkenal di antara masyarakat Arab-Indonesia. Melihat perkembangan musik gambus ini, Syech Albar, yang merupakan bapak musisi Ahmad Albar memutuskan untuk membuat orkestra gambus berkantor pusat di Surabaya. Keberhasilan Orkestra Gambus yang dimiliki oleh Syech Albar membawanya untuk merekam dengan media LPS dan Columbia dijual dengan sangat cepat di Singapura dan Malaysia pada tahun 1930. Satu tahun kemudian, musik Deli Melayu muncul di Sumatera Utara pada tahun 1940 dan diprakarsai oleh Muhamad Mashabi. bersama dengan Husein Bawafie. Musik ini kemudian dikembangkan berlanjut ke Jakarta bersama dengan pembentukan Anche Melayu.

Aliran musik baru saja bergabung dengan Indonesia pada tahun 1950. Musik yang dibawa oleh Edmundo Ros, Xavier Cugat, Perez PRADO, dan Los Panchos adalah musik Amerika Latin yang kemudian menjadi dekat dengan telinga orang Indonesia. Pada saat ini, sejarah musik dangdut berubah lagi karena musiknya berbeda dari musik Melayu yang merupakan referensi-nya meskipun ia masih merasakan gaya Melayu di dalamnya.

Sebenarnya pupuk dangdut telah muncul sejak lahir Deli Musik Melayu pada tahun 1940. Ini terjadi karena beberapa orang suka bereksperimen dengan aliran musik yang telah ada di Indonesia seperti musik India. Perkembangan ini juga semakin cepat karena didorong oleh politik anti-Barat yang selalu dipicu oleh Soekarno. Periode ini mencatat nama-nama besar seperti kata effendi dengan lagu Seroja-nya, P. Ramlee dari Malaya dan Husein Bawafie yang merupakan salah satu penulis lagu terkenal.

Pada tahun 1968 akhirnya musik dangdut selesai disusun dan mulai muncul. Salah satu tokoh-tokoh kunci dalam kelahiran musik dangdut ini adalah Rhoma Irama dengan pemimpin kelompok Soneta. Dua tahun kemudian nama-nama mulai muncul bahwa sampai sekarang masih terkenal seperti Manyur S., A. Rafiq, dan Alatas Muchsin. Pada tahun 1970 juga dangdut menjadi jauh lebih modern karena politik Indonesia pada saat itu mulai ramah terhadap budaya yang dibawa dari barat seperti gitar listrik, perkusi, saxophone, dan organ listrik. Alat musik baru membuka peluang untuk variasi untuk musik dangdut ini.

Pada 1970-an ada juga pengaruh musik rock dalam cara permainan gitar untuk dangdut, sehingga waktu itu juga menjadi medan perang antara batu dan dangdut. Karena perang ini juga mengadakan konser "duel" untuk memberkati Tuhan melawan Soneta Group. Hal-hal ini mengubah dangdut dan memisahkan mereka dengan musik Melayu pada umumnya. Pada akhir tahun 1970-an, variasi dangdut baru juga muncul, yaitu Humor Dangdut dan didorong oleh orkestra Melayu yang disebut Petromaks (PSP). PSP sendiri dimulai dengan gaya Deli Melayu untuk membantu pengembangan musik dangdut untuk lebih dinikmati oleh siswa. Variasi dangdut ini dilanjutkan dengan pengantar racun minum (PMR) pada paruh akhir tahun 1980-an dan pemuda Harapan Nation (PHB) pada tahun 2000-an.

Pada tahun 2000, ada variasi baru yang mewarnai sejarah musik dangdut, yaitu Dangdut Koplo. Hanya setelah 2002 variasi ini mulai mengguncang arena agensi dengan keberhasilannya yang diprakarsai oleh VCD bajakan yang luar biasa. Murah VCD Dangdut Koplo menjadi hiburan alternatif bagi masyarakat dengan tingkat ekonomi perekonomian saat dibandingkan dengan harga tinggi VCD / DVD asli yang dimiliki oleh seniman nasional. Hal lain yang membuat Dangdut Koplo terkenal adalah fenomena Inul Daratista dengan "goyang" terutama setelah ia mulai muncul di layar kaca Indonesia. Dengan setiap hal baru, tentu saja pro dan kontra di mana waktu ini turunnya kemunculan Rhoma Irama yang menentang inul dan mengocoknya karena dia berpendapat bahwa dekadensi moral dapat terjadi. Terlepas dari semua kontroversi, Dangdut Koplo sebagai variasi masih bisa hidup sampai sekarang.

 


Tags : Kumpulan, Sejarah, Dan, Perkembangan, Musik, Dangdut, Di, Indonesia
Author
Kota : Tanjungpandan
Prov : Kepulaun Babel
Negara: Indonesia
Tentang saya:
Hanya orang biasa saja..
Untuk Pendaftaran Klik Daftar

Tulis Komentar

Silahkan login untuk menulis komentar.

Komentar

Belum ada komentar.

Login

Online: 1
Users: 0
RajaBacklink
Visitor 18654
Artikel 214
Diskusi 3
Upload 314
Foto 41
Komentar 33
Anggota 285
Penulis Artikel 8
Penulis Diskusi 3
Uploader 11
Foto Uploader 6